Selasa, 08 Februari 2011

Putus cinta dan melupakan mantan pasangan tak pernah mudah. Namun bukan berarti Anda terus-menerus berduka karena merasa kehilangan. Berikut beberapa kiat melupakan mantan pasangan yang dikutip dari Sheknows.

1. Stop kontak selama dua bulan. Anda pasti pernah mendengar 'time healing'. Waktu memang selalu menjadi penyembuh sakit hati Anda. Untuk itu biarkan waktu menghapus ingatan Anda tentang mantan pasangan. Minimal jangan menghubunginya selama dua bulan. Jangan menelepon, SMS, BBM, dan sebagainya. Berikan juga kesempatan untuk hati dan emosi Anda agar lebih stabil.

2. Simpan kenangan. Sebaiknya singkirkan segala sesuatu yang bisa membangkitkan kenangan Anda mengenai sang mantan. Tak perlu lagi menyimpan foto atau hadiah-hadiahnya. Tak perlu membuangnya, menyimpannya di suatu wadah tertutup sudah cukup. Jika perasaan sudah lebih baik, hadiah-hadiah dari sang mantan bisa kembali Anda manfaatkan.

3. Bertemu orang lain. Jangan mengurung diri di rumah. Justru perluaslah pergaulan Anda. Bukan berarti Anda harus mencari penggantinya, namun menambah teman tentu tak ada salahnya bukan?

4. Berbahagia. Menangis terus menerus tak akan membuat Anda bahagia. Mulailah tersenyum, kenalilah potensi Anda.



Amelia Ayu Kinanti, penulis, editor Yahoo! Indonesia.

Email: redaksi[at]yahoo-inc[dot]com




The thought that counts...
at 05.56
------------------------------------------------------------------------------------------------



Minggu, 11 Januari 2009


As long as I have been living, there has never been a day without you and there never will be…

Awalnya, menonton film ini membuat saya mengantuk berat. Alasan satu-satunya kenapa saya ingin dan tetap menontonnya adalah karena film ini dibintangi Song Hye Gyo yang selalu membuat saya tergila-gila padanya. Terlepas dari ceritanya seperti apa, saya tidak perduli. Yang terpenting adalah bisa “menikmati” kecantikan Song Hye Gyo selama lebih dari seratus menit.

Hingga menjelang tiga perempat bagian, saya mulai sedikit memutar otak, mencari tahu sendiri tentang ke mana arah cerita film ini sebenarnya. Dan sedetik setelah saya menemukannya, film ini benar-benar (baru) menunjukannya. Ternyata analisis saya benar.

My Girl & I berkisah tentang seorang pemuda biasa bernama Kim Su Ho (Cha Tae Hyeon-My Sassy Girl) yang belakangan hidupnya mulai berubah setelah seorang gadis paling cantik di sekolah yang bernama Bae Su En (Song Hye Gyo) menunjukan gelagat suka padanya. Hubungan mereka pun berjalan layaknya hubungan sepasang anak SMA yang sedang jatuh cinta, dan digambarkan tanpa konflik yang signifikan, cenderung datar.

Kakek Kim Su Ho yang seorang pembuat peti mati suatu hari bercerita pada mereka tentang cinta pertamanya yang “hilang”. Mereka berdua pun kerap membahas hal itu di hampir setiap kesempatan. Dan ternyata memang kisahnya memberikan pembelajaran tersendiri bagi keduanya. Tentang hidup yang terkadang kita anggap tidak adil, padahal sebenarnya Tuhan telah mengatur segalanya sedemikian rupa adanya. Tentang cinta yang tak harus selalu saling memiliki, namun tetap indah dalam segala bentuknya. Dan tentang kematian yang bukan sebuah akhiran. Raga seseorang boleh saja mati, namun tidak dengan pikiran dan jiwanya. Terutama cinta yang tidak pernah mengenal kematian.

Film ini dibuat dengan penuh kesabaran, sepertinya. Emosinya terbangun dengan sangat perlahan. Sepertihalnya saat kita sedang menyusun puzzle yang belum jelas gambaran utuhnya seperti apa. Film bergenre seperti ini cukup berisiko tinggi dalam meraih selera pasar. Bagi kebanyakan orang mungkin saja film ini terbilang garing dan monoton. Kalau bukan karena Song Hye Gyo, saya juga tidak akan menontonnya.

Tapi tentunya film ini tidak segaring yang kita bayangkan. Nuansanya benar-benar manis dan lumayan sendu. Juga membuat kita sedikit bernostalgia ke jaman-jaman SMA di mana cinta sedang berbunga-bunganya di hati kita. Ada hal-hal yang hanya akan kita rasakan tanpa mampu kita ucapkan. Dan itu benar-benar mengesankan. Seperempat akhirnya benar-benar penuh keharu-biruan. Memancing air mata. Lebih-lebih karena makna cinta yang digambarkan begitu dalam. Dan saat itu kita akan menyadari bahwa sesuatu yang tenang benar-benar menghanyutkan.




The thought that counts...
at 23.38
------------------------------------------------------------------------------------------------



Selasa, 16 Desember 2008

Namaku Rochandani, tapi paling enak kalo dipanggil Dani.
Aku bersekolah di SMARIDUTA (SMAN 1 Kedungwaru) walaupun ada hal-hal kurang menyenangkan tapi sekolah tersebut dapat membuat kita betah bersekolah disitu.
Hal-hal yang paling kusukai ialah memandang hujan yang turun ke tanah. Rasa, bau, maupun udara dapat mengingatkanku akan kenangan dimasa lalu.
Hal-hal yang paling kubenci ialah buah mengkudu, ketika aku mencium bau mengkudu rasanya aku ingin muntah. Ditambah lagi dirumah ibuku sering meminum buahnya setelah dijadikan juice. Akupun sering disuruh untuk meminumnya karena kasiatnya sangat banyak... kata ibuku. tetapi aku slalu kabur apabila hal itu terjadi...!!
Hal-hal yang membuatku merasa senang ialah ....ehmmm mungkin bersama-sama dengan orang-orang yang aku sukai dapat membuatku merasa senang!!
Hal-hal yang membuatku sedih ialah mengenag kejadian-kejadian yang menyenagkan dan aku takkan bisa mengulanginya lagi!!!
Harapanku dimasa mendatang agar orang-orang yang ada dikatku mau menerima apa yang sudah diterimanya!!!



The thought that counts...
at 18.32
------------------------------------------------------------------------------------------------



Owner


As a knight in
the Order of Marken—
I had sworn an oath
to annihilate all demons—

I am, Rochandani Istigfar
XII IPS 1
SMA Negeri 1 Kedungwaru


Links


Adit
Agung
April
Arfenz
Bagas
Danang
Endrew
Fajar
Faries
Gaciell
Illyas
Jemy
Jemy-Tikam-Pandu
Karina
Lulu
Nanik
Nico
Pandu
Reza
Rere
Shinta
Siti Nurul
Ta-Re-Ta
Yustian



Past


Desember 2008
Januari 2009
Februari 2011


Tagboard




Music


Free Music
Free Music
Free Music



Credits


Designer - LiTtL3 aH mA
Image - D.M.C Official Website
Hoster - Photobucket
Brushes - None used
Editor - Rere~